Pembajakan Nama Domain Terbalik (RDNH)
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://tldfyi.com/iframe/glossary/reverse-domain-hijacking/" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://tldfyi.com/glossary/reverse-domain-hijacking/
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://tldfyi.com/glossary/reverse-domain-hijacking/)
Use the native HTML custom element.
Pembajakan nama domain terbalik (RDNH) terjadi ketika pemilik merek dagang mengajukan keluhan [[udrp|UDRP]] dengan iktikad buruk, berupaya merampas pendaftaran dari pemilik domain yang sah. Kebijakan [[icann|ICANN]] mengharuskan panel [[udrp|UDRP]] menyatakan RDNH ketika penggugat tahu bahwa mereka tidak dapat berhasil dalam pokok perkara — misalnya karena [[registrant|pendaftar]] mendaftarkan domain sebelum merek dagang ada, atau karena hak merek dagang penggugat lemah atau bersifat generik. Temuan RDNH tidak membawa hukuman finansial langsung, tetapi merupakan teguran publik resmi yang dapat menghalangi pengaduan sewenang-wenang di masa mendatang.
Contoh
A startup that had owned 'nova.com' since 1998 successfully obtained an RDNH ruling after a corporation filed a UDRP complaint based on a trademark registered in 2005.