ROI Investasi Domain
Embed This Widget
Add the script tag and a data attribute to embed this widget.
Embed via iframe for maximum compatibility.
<iframe src="https://tldfyi.com/iframe/glossary/domain-investing-roi/" width="420" height="400" frameborder="0" style="border:0;border-radius:10px;max-width:100%" loading="lazy"></iframe>
Paste this URL in WordPress, Medium, or any oEmbed-compatible platform.
https://tldfyi.com/glossary/domain-investing-roi/
Add a dynamic SVG badge to your README or docs.
[](https://tldfyi.com/glossary/domain-investing-roi/)
Use the native HTML custom element.
ROI investasi domain (Return on Investment) mengukur efisiensi finansial sebuah domain atau portofolio, dihitung sebagai keuntungan bersih dibagi total biaya (harga akuisisi ditambah [[domain-holding-cost|biaya kepemilikan]]), dinyatakan dalam persentase. Karena investasi domain dapat memakan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk terealisasi, ROI tahunan adalah metrik yang lebih bermakna, dengan memperhitungkan biaya modal yang tertimbang waktu dan investasi alternatif yang terlewat. Investor melacak ROI tingkat portofolio bersama angka per nama, karena segelintir [[end-user-sale|penjualan ke pengguna akhir]] bernilai tinggi biasanya mensubsidi inventaris yang lebih besar dan lebih lambat perputarannya. Pendapatan parkir dan sewa juga dapat meningkatkan imbal hasil tahunan secara berarti.
Contoh
An investor buys a domain for $500, pays $80 in renewal fees over two years, then sells it for $3,200. Total cost: $580; net profit: $2,620; ROI: 452% (226% annualised).